Haflah Akhirusanah di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri

Haflah Akhirusanah di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri

PPP Jatim – Polresta Kediri – Puluhan polisi dari Polsek Mojo Polresta Kediri melakukan pengamanan pelaksanaan Haflah Akhirusanah di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri, Kamis malam (4/5) yang dihadiri kurang lebih 5.000 masa.

Pengamanan dilakukan bersama Banser Satkorcab Kabupaten Kediri dan Linmas setempat. Kegiatan Haflah Akhirusanah dilaksanakan mulai Kamis malam (4/5) pukul 20.00 hingga Jumat dini hari (5/5) pukul 00.30 yang dipusatkan di Pondok Al Falah Induk Ds. Ploso Kec. Mojo Kab. Kediri.

Kegiatan Ceremonial Haflah Al Falah Putra (Pengajian Umum) merupakan rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah yang dibarengi dengan wisuda santri Ponpes Al Falah Ploso .

Hadir dalam Haflah Akhirussanah ini antara lain para Kyai dari Kediri dan pejabat baik lokal maupun pusat antara lain KH. Zainuddin Djazuli, KH. Nurul Huda Djazuli, KH. Fuad Munim Djazuli, Hj. Lailatul Badriyah Djazuli, KH. Anwar Mansur (pengurus Pondok Lirboyo Kediri), KH. Anwar Iskandar (Pengasuh Pondok Aysaidiyah Jamsaren Kediri, Pengurus Pusat Dewan PPP ,  H.M Musyaffa Noer , beserta Pengurus Wilayah PPP Jatim dan juga Muspika Mojo.

Beberapa sambutan dalam acara ini antara lain perwakilan santri Al Falah Ploso (Lukman Malik dari Cirebon) yang telah diwisuda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para Guru dan Kyai yang telah membimbing para santri hingga menjadi seperti sekarang, semoga atas doa para Kyai kami menjadi umat yang berguna bagi agama, bangsa dan negara. sudi kiranya para Kyai tetap menganggap kami sebagai santri Al Falah Ploso, kami akan tetap setia menjadi santri Al Falah Ploso hingga akhir hayat,” kata Lukman Malik dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan wali santri KH. Hasyim Syafaat Pengasuh Pondok Darussalam Banyuwangi. Dalam sambutannya Kiai Hasyim mengucapkan terima kasih kepada para Kyai atas dukungan, bimbingan dan tuntunannya hingga santri-santri dapat berhasil.

“Jika santri ingin manfaat ilmunya jangan melanggar aturan pesantren dan jika santri ingin berkah ilmunya maka mengertilah kebutuhan pesantren,” tandasnya.

Sebelum acara inti pengajian acara diisi dengan sambutan Ir. M. Romahurmuziy Ketua Umum Dewan Pusat PPP

Gus Romi menyampaikan pemahaman yang baik dalam mendalami peran media sosial baik manfaat maupun akibatnya.Jangan dijadikan ajang pembohongan sebagai contoh hal yang seharusnya 100 disampaikan 10, begitu pula sebaliknya 10 disampaikan 100.

Selain membahas tentang media sosial Gus Roma juga menyinggung pemahaman sejarah Islam tentang agama Islam yang Rohmatan Lil Alamin berguna bagi khalayak umum, penggambaran riwayat Nabi Muhammad SAW serta tuntunan teladan kealiman serta perjalanan karir hidup beliau agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Acara ditutup dengan Mauidhoh Hasanah/ Tausiyah oleh KH. Anwar Iskandar Pengasuh Ponpes Assyaidiyah Jamsaren Kota Kediri

Yang membahas sejarah rintisan Pesantren oleh para ulama terdahulu sebagai cikal bakal perkembangan ilmu Pondok Pesantren hingga kini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!