Rapimnas PPP Matangkan Stategi Hadapi Pemilu 2019

PPP.OR.ID, Jakarta – Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional) IV dan Workshop Nasional Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kini tengah berlangsung di Hotel Grand Mercure Kemayoran dan diikuti oleh pengurus harian DPP serta 34 DPW seluruh Indonesia. Rangkaian puncak acara digelar peringatan Harlah PPP ke 46 yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

Rapimnas merupakan pematangan strategi pemenangan pemilu legislatif dan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy dihadapan seluruh kader PPP se-Indonesia menyerukan penggunaan strategi perang infanteri, atau serangan darat selama 50 hari menjelang pencoblosan pemilu dan Pilpres 2019. Pemilu kali ini ditegaskan Gus Rommy bukan untuk bersantai-santai, bahkan bukan perang udara lagi. Sehingga per 27 Februari sampai 17 April ditetapkan sebagai perang infanteri, perang darat yang pasukan terdepannya adalah kader PPP. Sehingga target tiga besar di tangan partai berlambang kakbah, dan Jokowi-Ma’ruf Amin mengungguli perolehan suara.

Rapimnas ini secara langsung menunjukkan bahwa, serangan infanteri melalui pergerakan secara door to door dan canvassing lebih disarankan. Strategi ini cukup efektif untuk memengaruhi masyarakat, ketimbang berkampanye menggunakan panggung terbuka. Semua parpol sudah melakukan kerja cerdas, tak lagi dengan cara berkampanye terbuka di panggung dengan menghadirkan artis. Masyarakat sudah cerdas, yang diperlukan saat ini ialah kerja canvassingdoor to door, dari pintu ke pintu.

 

Rapimnas melalui Ketua Umum, Gus Rommy turut mengimbau kepada seluruh caleg PPP untuk meluruskan kabar bohong (hoaks) yang kerap menimpa pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 ketika terjun berkampaye. Sebagai bentuk kesungguhannya menghadapi kontestasi politik 17 April esok, PPP akan merekrut minimal dua orang saksi yakni untuk partai dan capres. Berdasarkan data KPU, Pemilu 2019 akan diselenggarakan di 809.400 TPS di seluruh Indonesia. JIka setiap TPS ditepatkan dua orang saksi, maka PPP akan menempatkan sebanyak 1.618.800 saksi di TPS.

Rapimnas juga menyelenggarakan workshop nasional anggota DPRD fraksi PPP sebagai rangkaian acaranya. Workshop ini digadang-gadang sebagai upaya pemantapan terhadap tugas-tugas parlemen di daerah. Tiga materi penting yang akan disampaikan dalam workshop tersebut, yakni mengangkat Peran DPRD dalam Mewujudkan Good Governance, Arah dan Fungsi Percepatan Infrastruktur dalam Memacu Pembangunan Daerah, dan Menakar Peran RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan dalam Pembangunan Nasional. (Tim Media/sk)

The post Rapimnas PPP Matangkan Stategi Hadapi Pemilu 2019 appeared first on PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN.

error: Content is protected !!