PPP Romi Tetap melaksanakan MUSDA

PPP Romi Tetap melaksanakan MUSDA

PPP – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sulawesi Selatan kubu Romahurmuziy tetap melaksanakan Musyawarah Daerah di 20 kabupaten dan kota Sulsel meskipun Mahkamah Agung telah mengeluarkan keputusan.

“Meski Mahkamah Agung memutuskan mengembalikan kepengurusan PPP ke hasil Musyawarah Nasional Bandung. Namun PPP di Sulsel, masih tetap akan melaksanakan Musda di tingkat kabupaten/kota,” ujar Ketua DPW PPP Sulsel kubu Romahurmuziy, Muhammad Aras di Makassar.
Dia menegaskan, Musda PPP tingkat kabupaten dan kota di Sulsel akan tetap bergulir. Menurut dia, keputusan MA tersebut sama halnya dengan memenangkan PPP hasil Surabaya.

“Pada perinsipnya kan Pak Romy masih memegang SK dari Kemenkumham, lagian juga keterlibatan Djan Faridz di kepengurusan PPP hasil Munas Bandung terbilang tidak ada,” ungkapnya.

Selain itu, PPP kubu Romy di Sulsel juga telah menyelesaikan Musda di 20 Kabupaten/kota. Hanya saja memang belum melahirkan kepengurusan baru DPD PPP Kabupate/kota yang telah menggelar Musda itu.

“Kita memberikan waktu batas waktu sampai akhir Desember untuk finalisasi Musda atau menyelesaikan Musda dan membentuk kepengurusan yang baru,” paparnya.

PPP yang belum mengelar Musda di antaranya, Selayar, Takalar, Gowa dan Makassar. Hal itu, menurut Aras, karena belum adanya jadwal khusu perhelatan PPP di empat kabupaten tersebut.

“Belum ada jadwalnya untuk ke empat daerah tersebut,” paparnya.

Menanggapi soal Musda PPP di Sulsel yang dilakukan kubu Romy, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP kubu Djan Faridz, Andi Mariattang angkat bicara.

Menurut dia, Musda tersebut sudah terlanjur bergulir, sehingga kubunya akan melakukan rekonsiliasi untuk mengkomunikasikan Musda PPP yang telah dibuat kubu Romy.

“Mau bagaimana lagi, mereka terlanjur melakukan Musda. Tapi kita akan komunikasikan kubu Romy terkait dengan Musda tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya Andi Mariattang mengaku bersyukur dengan adanya putusan kasasi MA yang memenangkan PPP kubu Djan Faridz. Meski begitu sampai saat ini dia belum menerima salina putusan tersebut.

Dengan adanya putusan MA tersebut, kata dia, DPP PPP akan mengundang seluruh pengurus tingkat DPW untuk melakukan konsolidasi “Undangannya sudah kami sebar. Ini untuk membahas kepengurusan setelah adanya putusan MA. Keputusan MA tersebut sudah sesuai dengan keyakinan kami,” tuturnya.

Mantan Legislator DPRD Sulsel itu pun berharap dengan adanya putusan MA tersebut, kubu Romahurmuziy untuk segera bergabung dengan kubu Djan Faridz.

“Sebenarnya setelah putusan ini tinggal satu dan menyatukan diri. Kami mengimbau kepada kubu mereka untuk segera bergabung dan kami persilahkan. Tapi tentu dengan pertimbangan-pertimbangan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *