PPP Gembleng Kader Muda se-Indonesia

PPP Gembleng Kader Muda se-Indonesia

Pencapaian di Pileg 2019 membuat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serius berbenah untuk target di Pileg 2024. Partai berlambang kabah itu menggelar konsolidasi dengan mengundang kader muda terbaik mewakili seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP se-Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arsul Sani mengatakan, dalam penggeblengan ini, para kader muda itu mengikuti Latihan Kepemimpinan Kader Utama (LKKU) di Wisma Hijau Depok, Jawa Barat. Selain itu, dalam acara yang berlangsung tiga hari sejak Rabu, 13 November sampai Jumat, 15 November 2019, para kader PPP ini akan diberikan pembekalan terkait ideologi, sampai strategi pemenangan partai untuk Pileg 2024.

Arsul mengingatkan setiap partai termasuk PPP akan punya tantangan lebih berat dalam lima tahun ke depan. Maka itu, semua kader muda harus bisa memberikan kontribusi langsung terhadap masyarakat.

“Ketika kita melakukan kerja-kerja konkret di tengah masyarakat maka itu akan melahirkan peluang bagi partai untuk terus tumbuh. Ini juga berdampak positif bagi PPP,” kata Arsul, dalam keterangannya, Rabu, 13 November 2019.

Dia menyebut semua kader PPP punya tanggungjawab untuk membantu mendongkrak elektabilitas partai. Memberikan kontribusi solusi dalam persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Para kader dan pengurus harus meningkatkan kapasitas dan integritas yang bisa membantu peningkatan kualitas partai,” tutur Arsul.

Sementara, Ketua bidang organisasi, kaderisasi, dan keanggotaan DPP PPP, Qoyyum Abdul Jabbar menekankan partainya memiliki kaderisasi yang berjenjang. Selain latihan kepemimpinan kader dasar, ada juga tahapan menengah dan utama. Tiga tahapan pelatihan kader ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas kader.

Qoyyum bilang kualitas pengkaderan di PPP terus ditingkatkan secara terus menurus.

“Kita akan terus melakukan kaderisasi dan itu dilakukan jauh-jauh hari sebelum pemilu 2024 agar PPP bisa bangkit pada lima tahun mendatang,” jelas Qoyyum.

Di Pileg 2019, PPP meraih 6.323.147 suara atau 4,52 persen dengan menempatkan 19 kursi untuk kadernya di DPR. Angka ini menurun dibandingkan 2014 saat PPP punya 39 kursi DPR karena meraih 8.157.488 suara atau 6,53 persen.

Vivanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *