Kenaikan Harga Cabe ???

Kenaikan Harga Cabe ???

Kenaikan harga cabe yang hingga detik ini belum mengalami penurunan. Menurut anggota DPRD Jatim, ini dikarenakan Pemprov Jatim, yakni dinas terkait tidak benar-benar mengawal harga di pasar. Imbasnya, para pemain pasar bisa seenaknya memainkan harga.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, H Rofik, menyampaikan, kenaikan harga ini menunjukan kekurangmampuan dan kurang perhatiannya dinas terkait, yakni Disperindag pada kondisi pasar. Harusnya dinas terkait turun ke pasar untuk menstandarkan harga.
“Pemerintah harusnya hadir di pasar untuk menstandarkan ataupun menstabilkan harga. Pemerintah juga harusnya hadir di tengah petani untuk mengetahui petani menikmati kenaikan harga atau tidak,” tegas politisi dari Fraksi PPP.
Dikhawatirkan, kenaikan harga hanya dimainkan dan dinikmati kelompok tengah, yakni tengkulak, sedangkan petani tidak merasakan hasilnya.
Rofik menambahkan, walaupun cabe bukan konsumsi pokok masyarakat, tapi meroketnya harga cabe mengakibatkan daya beli masyarakat terus menurun. “Itu menunjukan gagalnya pemerintah dalam mengawal harga,” tuturnya.(P.Pitoe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *