DPC PPP Jember Sembelih Hewan Qurban di Hari Tasyrik Terakhir

DPC PPP Jember Sembelih Hewan Qurban di Hari Tasyrik Terakhir

DPC PPP Jember menyembelih qurban di hari Jumat sbg hari tasyriq terakhir sekaligus diniati Ruwat/Rokat Tolak bala’ dengan membaca Doa dari kitab karangan imam Jalaluddin As Suyuthi. 23/7/2021

Ketua DPC PPP Jember H. Madini Farouq mengatakan dalam pelaksanaan Qurban tahun ini kami sengaja melaksanakan di hari tasyirik yang terahir sekaligus niat Ruwat/ Tolak balak supaya wabah penyakit pandemi ini segera di angkat dari bumi pertiwi yang kita cintai.

ROKAT TOLAK WABAH ALA IMAM AS-SUYUTHIY

Syaikh Jalaluddin as-Suyuthi 1445 M (849H) – 1505 M (911H) dalam Ar-Rahmatu fi ath-Thib wa al-Hikmah mengutip sebuah riwayat hadits dari Rasulullah ﷺ. Pada suatu hari ada seorang pria menceritakan pada Rasulullah ﷺ bahwa di zaman Nabi Isa al-Masih as pernah terjadi wabah yang sangat besar. Rasulullah ﷺ sempat bertanya: “Bagaimana kronologinya”.

“Wabah itu telah banyak memakan korban hingga lebih dari separuh bangsa (kaum) meninggal dunia di hari pertama terjadinya wabah”. Jawab pria itu.

Mendengar penjelasan pria itu Rasulullah ﷺ langsung bersujud lalu bermunajat pada Allahﷻ:

إلهي وسيدي ومولاي هل تكون هذه الوقعة بين أمتي؟

“Duhai Tuhan, Gusti dan Tuanku! Apakah tragedi ini juga akan menimpa pada umatku?:

Malaikat Jibril as turun seketika itu dan berkata: “Sesungguhnya Allah ﷻ menitipkan salam padamu dan Allah ﷻ memerintahkan agar engkau mengajarkan sebuah doa pada umatmu di tambah dengan membaca Surat al-Ikhlas 7 kali pada kepala sapi jantan atau hewan ternak lainnya (seperti kambing atau ayam) kemudian sapi atau hewan lain tersebut disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan pada semua orang. Maka barang siapa yang memakan daging sapi itu, Allah ﷻ akan menyelamatkannya dari segala wabah dan Tha’un. Berikut doanya:

ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ إِﻧِّﻲْ أَسْأَﻟُﻚَ بِأََﺳْﻤَﺎﺋِﻚَ ﻳَﺎ ﻣُﺆْﻣِﻦُ ﻳَﺎ ﻣُﻬَﻴْﻤِﻦُ ﻳَﺎ ﻗَﺮِﻳْﺐُ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ، ﻳَﺎﺫَﺍ النِّعْمَةُ السَّابِغَةُ، ﻳَﺎﺫَﺍ ﺍﻟﻜَﺮَﺍمَةُ ﺍﻟﻈَّﺎﻫِﺮَةُ ﻳَﺎﺫَا ﺍلحُجَّةُ ﺍﻟﺒَﺎلِغَةُ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ اﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﻳَﺎ ﻗَﺎﺋِﻢُ ﻻَ ﻳَﺰُﻭْﻝُ ﻳَﺎ ﻋَﺎﻟِﻢُ ﻻَيَنْسَى ﻳَﺎ ﺑَﺎﻗِﻲُ ﻻَ ﻳَﻔْﻨَﻰ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ ﻭَﺍﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﻳَﺎ ﺣَﻲُّ ﻻَ ﻳَﻤُﻮْﺕُ ﻳَﺎ ﺻَﻤَﺪُ ﻻَ ﻳَﻄْﻌَﻢُ ﻳَﺎ ﻏَﻨِﻲُ ﻻَ ﻳَﻔّﺘَﻘِﺮُ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ يَارَﺣِﻴْﻢُ ﻳَﺎ ﻗَﺪِﻳْﻢُ ﻣِﻦْ ﻛُﻞٍّ ﻗَﺪِﻳْﻢٍ ﻳَﺎ ﻋَﻈِﻴْﻢُ ﻣِﻦْ ﻛُﻞٍّ ﻋَﻈِﻴْﻢٍ ﻳَﺎ ﻛَﺮِﻳْﻢٍ ﻣِﻦْ ﻛُﻞٍّ ﻛَﺮِﻳْﻢٍ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﻳَﺎﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧِﻪِ ﻋَﻈِﻴْﻢٌ ﻳَﺎﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻣُﻠْﻜِﻪِ ﻗَﺪِﻳْﻢٌ ﻳَﺎﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻋِﻠْﻤِﻪِ ﻣُﺤِﻴْﻂٌ ﻳَﺎﻣَﻦْ ﻫُﻮُ ﻓِﻲْ ﻋِﺰِّﻩِ ﻟُﻄِﻴْﻒٌ ﻳَﺎﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻟُﻄْﻔِﻪِ ﺷَﺮِﻳْﻒٌ ﻳَﺎﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻣُﻠْﻜِﻪِ غَنِيٌ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ الأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﻳَﺎﻣَﻦْ إِﻟَﻴْﻪِ ﻳَﻬْﺮَﺏُ ﺍﻟﻌَﺎﺻُﻮْﻥَ ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻞُ اﻟﻤُﺘَﻮَﻛِّﻠُﻮْﻥُ ﻳَﺎﻣَﻦْ إِﻟَﻴْﻪِ ﻳَﺮْﻏَﺐُ ﺍﻟﺮَّﺍﻏِﺒُﻮْﻥَ ﻳَﺎﻣَﻦْ إِﻟَﻴْﻪِ يَلْتَجِئُ ﺍﻟﻤُﻠْﺘَﺠَﺆُﻭْﻥَ ﻳَﺎﻣَﻦْ إِﻟﻴْﻪِ ﻳَﻔْﺰَﻉُ ﺍﻟﻤُﺬْﻧِﺒُﻮْﻥَ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ إِﻧِّﻲْ أَسْأَﻟُﻚَ ﺑِﺒَﻘَﺎﺋِﻚَ ﻳَﺎ ﻋَﺎﻟِﻢُ ﻳَﺎ ﻗَﺎﺋِﻢُ ﻳَﺎ ﻏَﻔُﻮْﺭُ ﻳَﺎ ﺑَﺪِﻳْﻊُ ﺍﻟﺒَﻘَﺎﺀُ ﻳَﺎ ﻭَﺍﺳِﻊُ ﺍﻟْﻠَﻄِﻒُ ﻳَﺎ ﺣَﺎﻓِﻆُ يَا ﺣَﻔِﻴْﻆُ ﻳَﺎ ﻣُﻐِﻴْﺚُ ﻳَﺎ ﺻَﻤَﺪُ ﻳَﺎ ﺧَﺎﻟِﻖُ ﻳَﺎ ﻧُﻮْﺭُ ﻗَﺒْﻞَ ﻛُﻞِّ ﻧُﻮْﺭٍ ﻳَﺎ ﻧُﻮْﺭُ ﻛُﻞِّ ﻧُﻮْﺭٍ ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍْلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮُ ﻓِﻲْ ﻗَﻮْﻟِﻪِ ﻓَﺼْﻞٌ ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻣُﻠْﻜِﻪِ ﻗَﺪِﻳْﻢٌ ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﺣِﻠْﻤِﻪِ ﻟَﻄِﻴْﻒٌ ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻋَﻄَﺎﺋِﻪِ ﺷَﺮِﻳْﻒٌ ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ أََﻣْﺮِﻩِ ﺣَﻜِﻴْﻢٌ ﻳَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲْ ﻋَﺬَﺍﺑِﻪِ ﻋَﺪْﻝٌ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ اﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍلأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ إِﻧِّﻲْ أَسْأَﻟُﻚَ بِأََﺳْﻤَﺎﺋِﻚَ ﺍﻟْﺤُﺴْﻨَﻰ ﻳَﺎ أَﻭَّﻝُ ﺍلأَﻭَّﻟِﻴْﻦَ ﻭَأَﺧِﺮُ ﺍلأَﺧِﺮِﻳْﻦَ ﻳَﺎ أُ ﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ ﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥِ، ﻳَﺎ ﺍﻟﻠﻪُ الأَﻣَﺎﻥُ (ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ) ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ إِﻧِّﻲْ أَسْأَﻟُﻚَ ﺃَﻥْ ﺗَﺠِﻴْﺮَﻧَﺎ ﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺑِﻚَ ﻭَﺍﻏْﻤُﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَلِأُﺑَﺎءِﻧَﺎ ﻭَﺃُﻣَّﻬَﺎﺗِﻨَﺎ ﻭَأَﻭْ لَاﺩِﻧَﺎ ﻭَﺫُﺭَّﻳَﺎﺗِﻨَﺎ ﻭَﻟِﺠَﻤِﻴْﻊِ ﺍﻟﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﺍلْأَﺣْﻴَﺎﺀِ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺍلْأَﻣْﻮَﺍﺕِ ﻭَﻧَﺠِّﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍﻟْﻜُﺮْﺑُﺎﺕِ ﻭَﺍﻋْﺼِﻤْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﺍلْأَﻓَﺎﺕِ ﻭَﺧَﻠِّﺼْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺒَﻠِﻴَﺎﺕِ ﻭَﺍﺩْﻓَﻊْ ﻋَﻨَّﺎ ﺍﻟْﻮَﺑَﺎﺀُ ﻭُﺍﻟْﺒَﻼَﺀُ ﻭَﺍلْأَﻣْﺮَﺍﺽُ ﻭَﺍﻟْﻌِﻠَﻞُ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻳَﺎ أَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ إِﻧِّﻲْ أَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻔِﺘَﻦِ ﻭَﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥ ﻭَأَﻧَﺎ أَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻬَﻢِّ ﻭَﻫُﺠُﻮْﻡِ ﺍﻟْﻮَﺑَﺎﺀِ ﻭَﻣِﻦْ ﻣَﻮْﺕِ ﺍﻟْﻔُﺠَﺎةِ ﻭَأَﻧَﺎ أَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺩَﺭْﻙِ ﺍﻟﺸَّﻘَﺎﺀِ ﻭَﺳُﻮْﺀِ ﺍﻟْﻘَﻀَﺎﺀِ ﻭَﻧَﻌُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ قَضَاﻳَﺎﻙَ ﻭَﺑَﻼَﻳَﺎﻙَ ﻳَﺎ ﺣَﻲُّ ﻳَﺎ ﻗَﻴُّﻮْﻡُ ﻳَﺎ ﺭَﺍﺣِﻴْﻞُ ﻳَﺎ ﺑَﺮَﺧِﻴْﻼَ ﻳَﺎ ﺗَﺸِﻴْﺸَﺎ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻳَﺎ أَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ ﻭَﺻَﻠّٰﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠٰﻰ ﻧَﺒِﻴَّﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠٰﻰ آﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ أَﺟْﻤَﻌِﻴْﻦُ. والله المستعان

: الرحمة في الطب والحكمة – دار الكتب العلمية- صحيفة ١٦٦-١٦٧

Untuk menghindari kerumunan Penyembelihan kami laksanakan di beberapa titik dan di beberapa dapil akan kami bagikan pada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat dan yang sedang isoman di rumah tegasnya.

AkuratMediaNews

PPP: Penutupan Tempat Ibadah di Jember Jangan Bikin Resah Masyarakat

PPP: Penutupan Tempat Ibadah di Jember Jangan Bikin Resah Masyarakat

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Jember, Jawa Timur, meminta kepada bupati dan wakil bupati agar bijaksana dalam memutuskan penutupan tempat ibadah pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PPP Ahmad Faeshol, dalam sidang paripurna pandangan akhir fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020, di gedung DPRD Jember, Rabu (14/7/2021).

“Kami meminta kepada bupati dan wakil bupati serta instansi terkait untuk bijaksana dalam mengambil keputusan terkait dengan penutupan tempat ibadah dan pelaksanaan kegiatan ibadah, agar tidak menimbulkan polemik multitafsir serta tidak menimbulkan keresahan ditengah-tengah masyarakat,” kata Faeshol.

Fraksi PPP juga meminta agar Pemkab Jember mengambil langkah-langkah strategis dalam bentuk penyelamatan dan pemulihan. Jajaran birokrasi diharapkan memaksimalkan kinerja secara konsisten dalam menangani Covid-19. “Dan berkomitmen untuk menyalamatkan nyawa rakyat,” kata Faeshol.

Menurut Faeshol, pandemi Covid-19 berdampak multidimensional. “Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga berdampak pada sektor-sektor strategis lain seperti sektor pendidikan, ekonomi, sosial, kegiatan keagamaan, dan lain sebagainya. Maka kami meminta kepada bupati dan wakil bupati untuk tidak hanya terfokus pada persoalan penanganan kesehatan. Sektor-sektor lainnya harus juga disentuh dan diperhatikan secara serius,” katanya.

Pandemi membuat kondisi pendidikan di Jember tidak lagi memiliki arah dan kehilangan jiwa. “Banyak sekali keluhan masyarakat yang disampaikan kepada kami, misalnya siswa SD yang tidak lagi belajar karena orang tuanya yang menggantikan belajar dan mengerjakan tugas anaknya,” kata Faeshol.

“Kami juga menemukan di lapangan, ada siswa SMP yang pada jam – jam belajar mengajar melakukan kegiatan ngamen dengan alasan jenuh dengan pembelajaran daring. Selain persoalan siswa, ada persoalan lain yang kami temukan di lapangan yaitu banyaknya guru, khususnya guru swasta, yang mengeluhkan kesejahteraan mereka dan membandingkan honorarium guru tidak tetap (GTT) dan guru tetap yayasan (GTY). Di sisi lain, masih banyak guru yang mengabdi di sekolah-sekolah negeri, tetapi belum mendapatkan SK Bupati,” kata Faeshol.

Faeshol melihat keterpurukan ekonomi pada masa pandemi bisa meningkatkan angka kemiskinan. “Oleh karena itu kami meminta bupati dan wakil bupati untuk sesegera mungkin memberikan bantuan, baik tunai atau berbentuk sembako secara signifikan, merata, dan tepat sasaran,” katanya.

BeritaJatim

DPC PPP Situbondo Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi PKL Terdampak PPKM Darurat

DPC PPP Situbondo Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi PKL Terdampak PPKM Darurat

Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Situbondo, memberikan bantuan paket sembako kepada ratusan pedagang kaki lima (PKL, mengingat  para PKL tersebut terdampak langsung penerapan PPKM darurat.

Selama penerapan PPKM darurat, pendapatan para PKL itu berkurang karena diberlakukannya pembatasan jam berjualan. Para PKL menilai bantuan paket sembako  itu sangat meringankan beban hidup mereka di tengah pademi Corona.

“Alhamdulillah PPP Situbondo peduli kepada kami yang terdampak langsung pemberlakuan PPKM darurat,” kata salah seorang PKL di Kantor DPC PPP Situbondo, Rabu, 14 Juli 2021.

Ketua DPC PPP Situbondo, Zeiniye, mengatakan, para PKL penerima bantuan paket sembako yaitu mereka yang berjualan di alun-alun. Sejak adanya aturan PPKM darurat, para PKL itu terdampak langsung karena tak bisa berjualan dengan adanya penyekatan akses ke alun-alun.

“Kami merasakan keluhan mereka. Oleh karena itu, DPC PPP Situbondo ingin berbagi dengan menyalurkan bantuan paket sembako untuk meringankan beban saudara kita para PKL,” katanya.

Zeiniye yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur menambahkan,  ada 109 PKL berjualan di alun-alun Situbondo. DPC PPP menyiapkan bantuan paket sembako sebanyak 120 paket untuk disalurkan.

Menurut Zeiniye, tak hanya bagi PKL di alun-alun Situbondo saja, pihaknya akan terus memantau sentra-sentra PKL yang juga mengalami kejadian serupa, yaitu terdampak langsung penerapan PPKM dan tak bisa berjualan,

“Untuk sementara yang kami terima keluhan di alun-alun Situbondo. Kalau ada komunitas PKL  lain juga mengalami kejadian serupa pasti kami akan hadir membantu,” ujarnya.

Zeiniye mengaku, rentang waktu penerapan PPKM darurat cukup panjang sejak 3 hingga 20 Juli. Belakangan ini ada rencana PPKM akan diperpanjang mengingat lonjakan pasien Covid-19 masih belum bisa dikendalikan.

Oleh karena itu kata Zainiye, DPC PPP Situbondo tak hanya memberikan bantuan paket sembako, melainkan sudah melakukan koordinasi dengan Bupati dan Dinas Koperasi Pemkab Situbondo, untuk mencarikan solusi pasar alternatif bagi PKL agar tetap berjualan.  Salah satu formulasi yang sedang dibahas yaitu menyiapkan pasar online agar para PKL masih bisa berjualan dari rumah.

“Hari ini sedang di godok beberapa opsi salah satunya menyiapkan formulasi pasar online difasilitasi dinas koperasi. Mudahan-mudahan bisa membantu PKL,” ujarnya.

Sementara itu, DPC PPP Situbondo menyalurkan bantuan paket sembako selama dua hari sejak Rabu hingga Kamis untuk menghindari adanya kerumunan.

Penyaluran bantuan di pusatkan di Kantor DPC PPP dengan sistem bertahap. Setiap harinya dibagi menjadi dua sesi yaitu dari pukul 12 hingga pukul 13.00 dan pukul 13.00 hingga pukul 14.00. Setiap sesi penyaluran paket sembako kepada 30 orang PKL secara bergantian.

“Kami menerapkan prokes ketat untuk menghindari kerumunan. Makanya, penyalurannya juga dilakukan secara bertahap dan dibagi menjadi empat sesi selama dua hari tanpa ada kegiatan serimonial,” ucap Zainiye.

BhasaFM

Syamsul Arifin, S.H Anggota DPRD Fraksi PPP Ajak Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Syamsul Arifin, S.H Anggota DPRD Fraksi PPP Ajak Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, fraksi PPP Syamsul Arifin, S.H saat bincang-bincang dengan dua tokoh masyarakat di kediamannya, yakin angka Covid-19 bisa ditekan apabila semua pihak tetap patuh dan menjalankan himbauan pemerintah dan patuh pada protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, Sabtu (3/7/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

“Covid-19 penyakit yang tidak bisa diraba, namun terus menerus mengancam manusia karena dia virus, apalagi saat ini ada Virus Covid varian baru, yaitu varian Delta. Kita juga dorong Pemerintah terus siaga melakukan sosialisasi dan menghimbau masyarakat patuh protokol kesehatan,” kata Syamsul Arifin, S.H.

Menurut Syamsul kebijakan terkait Covid-19 yang dilakukan pemerintah Banyuwangi untuk pencegahan covid-19 dengan mendirikan Pos PPKM Darurat yang sudah dimulai pada hari Sabtu tanggal 3 Juli 2021 sampai dengan tanggal 20 Juli 2021, harus didukung bersama dan tidak menganggap virus corona atau Covid-19 tidak berbahaya, walau disisi lain masyarakat harus bekerja untuk kebutuhan ekonominya.

Menurut Syamsul aktifitas warga harus tetap berjalan, namun yang penting sesuaikan dengan situasi pandemi yang saat ini masih menghantui kita bersama. Dan tetap mematuhi protokol kesehatan hukumnya wajib dilakukan.

“Aktifitas ekonomi juga harus berjalan, hanya perlu patuh pada anjuran pemerintah, yakni mematuhi Protokol kesehatan ( Prokes Covid-19) untuk menjaga diri dari wabah pandemi ini. Secara pemerintahan, kami di parlemen juga terus mencari jalan terbaik untuk kondisi Banyuwangi tetap stabil, terutama dari sisi ekonomi masyarakat yang harus kita perjuangkan,” ujar Syamsul Arifin, S.H.

Untuk itu, Syamsul Arifin, S.H meminta kepada pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Forpimka Kalibaru tetap fokus dan terus melakukan upaya-upaya pencegahan agar masyarakat Kecamatan Kalibaru aman dan tidak ada korban Covid-19, tidak bertambah lagi.

“Kita sepakat sosialisasi pencegahan ini terus dilakukan, karena penekanan angka covid-19 harus dilakukan secara instensif. Sampean lihat sendiri mas? saya mulai tadi memberi penjelasan dan menghimbau patuhi Protokol kesehatan ( Prokes) kepada kedua tamu saya ini,” jelas Syamsul.

Masih lanjut Syamsul Arifin, S.H menghimbau masyarakat untuk selalu pakai masker bila keluar Rumah, cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir, serta jaga jarak, hindari kerumunan, tingkatkan imun dengan berolahraga , makan makanan bergizi dan juga asupan beberapa Vitamin.

“Kalau bisa makanan memasak sendiri di rumah agar lebih terjamin dan Higienis,” pungkas Syamsul.

Transpublik

DPC PPP di Jatim pertanyakan belum adanya keputusan soal pengurus DPW

DPC PPP di Jatim pertanyakan belum adanya keputusan soal pengurus DPW

Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan di Jawa Timur mempertanyakan hasil musyawarah wilayah partai yang hingga saat ini belum ada keputusan tentang siapa pengurus tingkat dewan pimpinan wilayah (DPW) atau provinsi.

“Sudah sebulan tidak ada pengurus sama sekali, padahal tidak baik untuk partai, terlebih tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujar Ketua DPC PPP Surabaya Buchori Imron usai mendatangi Kantor DPW PPP Jatim di Surabaya, Kamis sore.

Musyawarah Wilayah IX DPP PPP Jatim sudah digelar di Surabaya pada 31 Mei 2021 hingga 1 Juni 2021 yang hasilnya memilih tim formatur beranggotakan tujuh orang dengan tugas utama menetapkan kepengurusan DPW PPP Jatim.

Menurut ia, kepengurusan DPW PPP Jatim sudah demisioner selama sebulan sehingga praktis tak ada kegiatan internal maupun kebijakan untuk ditindaklanjuti di tingkat cabang hingga ranting.

“Pengurus partai di tingkat bawah itu juga bertanya, siapa pengurus wilayahnya? Kalau sampai sekarang belum ada, lantas bagaimana partai ini berjalan? Padahal saat muswil lalu, kami telah memilih tim formatur yang bertugas menentukan kepengurusan wilayah,” ucap dia.

Anggota DPRD Surabaya itu menegaskan bahwa 38 DPC se-Jatim siap menerima siapapun yang dipilih formatur dan DPP menjadi pemimpin di tingkat DPW.

“Kami ini sayang partai dan tidak memperjuangkan orang per orang. Formatur memilih siapa ketuanya, kami siap mendukung dan bekerja,” katanya.

“Kami harapkan sesegera mungkin DPP memperhatikan Jatim, kalau tidak maka kami siap mempertanyakan langsung ke pusat,” tutur Buchori menambahkan.

Sementara itu, salah seorang anggota formatur Zuman Malaka mengaku telah melakukan tugasnya dan menyerahkan nama-nama kepengurusan DPW PPP Jatim ke pengurus pusat (DPP).

Ia dan anggota tim formatur lainnya diberi waktu selama 20 hari untuk menentukan kepengurusan, namun diakuinya hingga saat ini belum ada keputusan dari DPP PPP.

“Kami sudah bekerja sesuai aturan dan menyerahkan ke pusat. Tapi kami juga tidak tahu kenapa sampai sekarang belum ada keputusan, khususnya nama ketua DPW PPP Jatim,” katanya.

Ketua DPC PPP Sidoarjo tersebut juga berharap DPP segera bersikap dan kepengurusan tingkat wilayah tidak kosong seperti sekarang ini.

AntaraNews