Dinilai Terbaik Konsolidasi Organisasi, PW GPK Jawa Timur Raih Penghargaan

Dinilai Terbaik Konsolidasi Organisasi, PW GPK Jawa Timur Raih Penghargaan

GPKJatimNews – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ka’bah (PP GPK) memberikan apresiasi dan piagam penghargaan atas akselerasi konsolidasi struktural kepada Pimpinan Wilayah (PW) GPK Jawa Timur. Penyerahan piagam penghargaan diserahkan langsung Ketua Umum PP GPK Andi Surya Wijaya kepada Ketua PW GPK Jawa Timur Muhammad Khozin, Senin 29 Maret 2021.

Pemberian apresiasi dan piagam penghargaan ini selain diberikan kepada PW GPK Jatim juga diberikan kepada PC GPK Jombang dan PC GPK Bekasi. Acara tersebut bersamaan dengan malam puncak tasyakuran hari lahir GPK ke 39 dengan rangkaian santunan anak yatim, pengajian, penananam pohon, jalan sehat dan beberapa kegiatan lainnya. Acara malam puncak diselenggarakan bertempat di aula KH Idham Khalid Kantor DPP PPP, Jakarta.

Dalam sambutannya, Ketum PP GPK Andi Surya Wijaya menjelaskan, PW GPK Jawa Timur sejauh ini dinilai oleh team penilai PP GPK sebagai yang terbaik dan terdepan dalam upaya percepatan konsolidasi organisasi di tingkat pimpinan cabang. Oleh karenanya, ia berharap PW GPK dari provinsi lain bisa mencontoh dan menjadikan inspirasi gerakan.

“Saya mengamati GPK di Jawa Timur hampir setiap hari selalu turun ke masyarakat, menyentuh dan membantu masyarakat di sela – sela menjalankan konsolidasi organisasi dengan beragam kegiatannya. Konsolidasi juga alhamdulillah berjalan sangat agresif dan berkesinambungan. Ini patut dicontoh daerah lainnya,” ujar Andi Surya.

Ia menambahkan, ber GPK adalah wujud keikhlasan dengan totalitas dalam sebuah pengabdian. Jika hal itu tidak terwujud, maka mustahil GPK bisa eksis dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. “Sebagai bagian keluarga besar PPP, GPK harus bisa mengepakkan sayapnya untuk membawa batang tubuh PPP terbang setinggi tingginya,” ujar salah seorang Ketua DPP PPP ini.

Kepada Media GPK Jatim, Muhammad Khozin menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi dan piagam penghargaan ini. Menurut Khozin, penghargaan ini ia dedikasikan kepada seluruh jajaran PW GPK, PC GPK, PAC GPK, dan seluruh kader militan GPK se Jawa Timur.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja berkualitas seluruh elemen GPK se Jawa Timur. Alhamdulillah GPK sudah terbentuk di 38 kota/kabupaten di Jawa Timur, dengan rincian 34 kota/kabupaten rampung menyelenggarakan forum resmi organisasi Musyarawah Cabang (Muscab), bahkan beberapa PC sudah melaksanakan Musancab & musranting,” tegas Khozin.

GPK Jombang Terima Penghargaan Tingkat Nasional

GPK Jombang Terima Penghargaan Tingkat Nasional

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jombang meraih penghargaan tingkat nasional. Hal itu diberikan dalam acara Milad ke-39 tahun Gerakan Pemuda Kabah di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP), Senin (29/3/2021).

Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Umum PP GPK H Andi Surya Wijaya Ghalib kepada Ketua PC GPK Jombang H Mujtahidur Ridho atau Gus Edo. “Saya sampaikan terima kasih atas apresiasi ini. Juga selamat Milad GPK yang ke-39, Bangkit untuk Menang dan Jaya selalu. Alhamdulillah kita (PC GPK Jombang) menjadi yang terbaik se-Indonesia,” tutur Gus Edo.

Gus Edo melanjutkan, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada PC GPK Jombang, serta seluruh PAC dan ranting atas kerja kerasnya selama ini. “Kita menerima award PC tercepat atas konsolidasi organisansi se Indonesia, ini merupakan hasil dari kerja keras kita bersama, gotong royong kita, kekompakan kita, rasa seduluran kita bersama,” ujar Gus Edo.

Ditempat yang sama Ketua Umum PP GPK H Andi Surya menyampaikan selamat serta terima kasih atas perjuangan sahabat-sahabat GPK Jombang yang siap sedia dalam mengobarkan, mengibarkan, dan mengabarkan GPK di Kota Santri.

“Selamat kepada GPK Jombang, saya ucapkan terimakasih kepada para pengurus, ini penilain tim pimpinan pusat yang sangat obyektif dan komprehensif. kontribusi sahabat-sahabat sangat hebat. Semoga ini menjadi motivasi untuk sahabat-sahabat GPK dari kota/kabupaten yang lain,” pungkasnya.

Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua DPC PPP Jombang Hj Mundjidah Wahab. Pihaknya juga menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur kepada Allah SWT atas penghargaan yang diterima GPK Jombang.

“Tentu saja, prestasi ini membuat kita bangga. Penghargaan tersebut merupakan hal yang luar biasa dan menjadi kehormatan bagi kita semua GPK Kabupaten Jombang. Semoga kedepan GPK Jombang terus bergerak dan terus mengabdi untuk masyarakat, karena GPK adalah sahabat rakyat,” ungkapnya.

BeritaJatim

Bupati Salwa Berharap Progam Hapus Tato Gratis GPK Bondowoso Terus Berlanjut

Bupati Salwa Berharap Progam Hapus Tato Gratis GPK Bondowoso Terus Berlanjut

Bupati Salwa Arifin berharap, program gerakan hapus tato gratis yang digagas Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Bondowoso bersama lembaga sosial Berani Hijrah Baik (BHB) bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam pembukaan program hapus tato gratis, di aula Gedung PPP Bondowoso, Jalan Raya Bondowoso-Situbondo, Tenggarang, Sabtu (13/3/2021).

Informasi dihimpun, total ada 148 peserta hapus tato gratis. Rinciannya, 38 perempuan dan 110 adalah laki-laki. Persyaratannya cukup mudah. Para peserta hanya cukup menyetorkan hafalan 10 ayat pertama Surah ar-Rahman. Jika tidak hafal bisa juga dicicil.

Peserta juga harus melampirkan surat medical check up penyakit menular. Seperti HIV, diabetes dan Hepatitis C. Sebelum tatonya dibersihkan, peserta terlebih dahulu juga dirapid antigen.

“Saya mengapresiasi GPK yang menyelenggarakan ini, karena ini menjadi jembatan bagi mereka yang mau berubah,” kata Bupati Salwa.

Menurutnya, banyak masyarakat yang terlanjur bertato ingin menghapus tatonya. Namun karena biayanya mahal, mereka membiarkannya. Maka kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan dan membantu.

“Para pemakai tato sudah gelisah dan mau menghapusnya. Sementara menghapus menggunakan cara tersendiri yang dapat merusak tubuh dan membahayakan dilarang,” paparnya.

Maka dengan ini mereka bisa tebantu. Pihkanya menyampaikan terimakasih kepada GPK Bondowoso dan lembaga BHB yang telah menginisiasi kegitan ini.

Ke depan kata dia, hapus tato gratis ini bisa bekerja sama denga pemerintah daerah Kabupaten Bondowoso. Yakni melalui dinas kesehatan.

“Kegiatan ini mesti harus berkelanjutan. Ternyata dari GPK sendiri sudah siap untuk melangkah ke sana. Pemerintah sangat mendorong. Bisa menggandeng dengan dinas terkait,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PC GPK Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan mengatakan, bahwa kegiatan hapus tato ini akan berlanjut. Mengingat tato tidak langsung bersih 100 persen dalam sekali hapus.

“Bisa tiga sampai empat kali. Makanya kegiatan ini harus berkelanjutan. Dalam setahun bisa tiga sampai empat kali juga. Kalau ada lagi, mereka akan dipanggil lagi,” katanya.

Menurutnya, hapus tato ini menggunakan teknologi laser dan dijamin aman. “Dalam jangka panjang, target kami bisa punya alat sendiri. Biar tidak jauh-jauh melibatkan teman dari Jakarta,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya akan mengandeng pemeritah setempat. Sehingga bisa semakin mudah. “Apalagi nanti punya alat sendiri,” imbuhnya.

hapus tato gratis yang dilaksanakan GPK Bondowoso itu, berlangsung di Gedung BLK Tenggarang. Namun karena pesertanya banyak, kegiatan itu dilaksanakan dua hari. Yaitu 13-14 Maret 2021. Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Salwa Arifin.

TimesIndonesia

Pemuda Ka’bah Dilantik, PPP Malang Target Capai Parliamentary Threshold

Pemuda Ka’bah Dilantik, PPP Malang Target Capai Parliamentary Threshold

Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ka’bah (PC GPK) Kabupaten Malang periode 2021-2025 dilantik di sebuah hotel di Kota Kepanjen, Sabtu (27/2/2021).

Ketua  DPC PPP Kabupaten Malang H Ahmad Daniyal mengatakan Pengurus Cabang GPK yang baru dilantik di Kabupaten Malang sebanyak 25 orang, dipimpin oleh Ngadi Cahyono dan H Taufiq beserta 33 Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan se-Kabupaten Malang.

Daniyal mengajak PC GPK yang sebagian besar generasi milenial itu untuk membangun Negara dan merealisasikan misi suara PPP mencapai Parliamentary Threshold, yaitu ambas batas perolehan suara minimal Partai Politik dalam Pemilihan Umum.

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung khidmat dan sakral. Kami ingin merangkul milenial membangun negara dan merealisasikan misi suara PPP melampaui Parliamentary Threshold,” tegas Ahmad Daniyal, Sabtu (27/2/2021) malam.

Menurutnya, agenda khusus dalam kegiatan ini adalah mewujudkan planning politik agar suara PPP bisa melampaui Parliamentary Threshhold dengan melibatkan potensi generasi Y.

“Kami ingin all out mewujudkan planning  dan misi politik Nasional agar suara PPP bisa melampaui ambang batas parliamentary threshold dengan melibatkan potensi milenial,” pungkasnya.

Dalam agenda Pelantikan dan Rakercab PC GPK Kabupaten Malang itu, terlihat hadir Pengurus Wilayah GPK Provinsi Jawa Timur.

RRI

Legislator Terlibat Kasus Aniaya Ketua RT Dinonaktifkan dari GPK Jember

Legislator Terlibat Kasus Aniaya Ketua RT Dinonaktifkan dari GPK Jember

Sudah dipastikan bahwa oknum anggota DPRD Jember yang sedang dilaporkan terkait kasus dugaan penganiayaan adalah Imron Baihaqi. Ia juga menjabat Ketua DPC Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jember, organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Ketua DPW GPK Jawa Timur, Muhammad Khozin.

“Kami juga klarifikasi kepada yang bersangkutan,” ungkapnya secara khusus melalui konferensi pers, untuk menanggapi masalah tersebut pada Selasa, 2 Februari 2021.

Imron dilaporkan oleh Dodik Wahyu Irianto, Ketua RT Perumahan Bernady Land Cluster Gardenia, Lingkungan Puring, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang.

Dodik mengaku dipukuli Imron gara-gara teguran memacu kendaraan terlalu kencang pada Minggu, 31 Januari 2021 malam.

Khozin menegaskan, saat ini juga Imron langsung dinonaktifkan dari GPK Jember. Berikutnya ditunjuk Iqbal Wilda Wardana menggantikan posisi Imron untuk menjalankan roda organisasi sementara waktu. Iqbal merupakan Wakil Ketua GPK Jember, dan juga anggota DPRD.

Penonaktifan, lanjut Khozin, bertujuan untuk menunjukkan respek terhadap proses hukum yang sedang membelit salah seorang kader dalam perkara yang tidak berkaitan langsung dengan GPK. Harapannya agar tidak sampai bercampur antara urusan pribadi dengan organisasi.

“Kami menghormati proses hukum yang berjalan berdasarkan laporan masyarakat tentang penganiayaan yang diduga kuat dilakukan Imron Baihaqi. Selain itu, kasus tersebut sudah berkembang dan bisa merusak citra organisasi,” tuturnya.

 

Kendati demikian, Khozin mengutarakan permintaan maaf secara terbuka kepada Dodik dan keluarganya maupun masyarakat Jember.

Pasalnya, dianggap telah mengalami ketidaknyamanan serta kerugian akibat kejadian malam akhir pekan lalu itu.

Imron diminta Khozin supaya bisa bersikap bijaksana menghadapi masalahnya.

“Yang bersangkutan sudah menunjukkan komitmen untuk kooperatif dan mengikuti seluruh proses hukum. Bahkan, mediasi juga sudah dilaksanakan, kami berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dodik sudah membuat pengaduan ke Polsek Patrang usai mengaku dianiaya Imron. Ia sempat merekam dengan kamera ponselnya dalam kondisi masih bersitegang dengan Imron.

Selain hasil visum di rumah sakit, Dodik memakai video berdurasi 24 detik peristiwa tersebut sebagai salah satu penguat alat bukti.

Polisi tengah menyelidiki pelaporan dari Dodik. “Masih dalam proses,” terang Kepala Kepolisian Sektor Patrang, Ajun Komisaris Polisi Solikin Agus Wijaya pada Senin, 1 Pebruari 2021.

Adapun Imron hingga kini belum bersedia berkomentar terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Nusadaily