Bantu Peternak, PPP Canangkan Gerakan Konsumsi Telur Ayam

Bantu Peternak, PPP Canangkan Gerakan Konsumsi Telur Ayam

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencanangkan gerakan konsumsi telur ayam. Gerakan ini dimaksudkan untuk membantu peternak ayam petelur dan dalam rangka meningkatkan imunitas di masa pandemi.

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi secara resmi mencanangkan gerakan konsumsi telur ayam di PP Assunniyyah, Kencong, Jember har ini. Ia mengatakan langkah ini sebagai upaya untuk membantu peternak ayam petelur yang saat ini mengalami penurunan harga.

“DPP PPP hari ini mencanangkan gerakan nasional konsumsi telur ayam. Gerakan ini sebagai komitmen PPP untuk membantu peternak ayam petelur yang saat ini harganya jeblok di pasaran,” kata Arwani dalam keterangan tertulis, Senin (13/9/2021).

Pencanangan gerakan ini ditandai dengan pemberian telur ayam sebanyak 3 kwintal dan 500 ayam telur kampung kepada para santri. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman, Pengurus DPW PPP Jatim Didik Norman, Ketua DPC Jember Madini Farouq, Anggota Fraksi PPP DPRD Jember dan para santri.

Dalam kegiatan tersebut juga diikuti makan telur secara bersama-sama. Gus Arwani, sapaannya, menyebutkan harga telur ayam di pasaran saat ini mengalami penurunan harga lantaran daya beli masyarakat yang turun serta tingginya pakan ayam.

“Kami meminta pemerintah untuk menerbitkan kebijakan afirmatif untuk menurunkan harga pakan ternak,” sebut Sekjen PPP ini.

Arwani juga menegaskan pihaknya menginstruksikan kepada kader PPP se-Indonesia untuk melakukan gerakan makan telur ayam sebagai upaya membantu peternak ayam petelur.

“Kita instruksikan kepada DPC PPP se-Indonesia untuk melakukan gerakan makan telur ayam sebagai wujud keberpihakan PPP kepada peternak ayam petelur,” ujar Arwani.

Sementara dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman menyambut positif gerakan ini. Menurut dia, gerakan ini akan membantu peternak ayam petelur dan akan meningkatkan imunitas tubuh.

“Kami menyambut positif gerakan ini. Gerakan ini akan membantu peternak ayam petelur yang memang harga telur turun di pasaran,” ujarnya.

Sebagaimana maklum harga telur ayam di pasaran mengalami penurunan. Saat ini harga telur di pasaran di kisaran Rp 14.000 per kg yang sebelumnya di kisaran Rp 20.000 per kg.

Di sisi yang lain, harga pakan ternak mengalami kenaikan. Harga jagung yang semula Rp 4.000 per kg meningkat menjadi Rp 6.000, sedangkan harga konsentrat yang semula Rp 370 ribu/sak saat ini di kisaran Rp 450 ribu/sak.

Detikcom